Febby Ulvia Agustine

Monday, 17 August 2015

bodoh, pintar hanya sebutan saja!

Didunia ini sebenarnya tidak ada orang bodoh, yang ada hanya orang malas yang enggan belajar untuk mendapatkan suatu hasil. Orang bodoh itu hanya sebutan saja, karena sebenarnya dia mampu melakukan hal yang orang pintar lakukan. Hanya saja rasa malas menutupi semua kemampuan mereka. Orang pintar mampu memperoleh yang ia inginkan karena ia sangat rajin dalam proses pencapaiaan keinginan tersebut.
Mengapa dirinya disebut bodoh, karena mereka tidak berani untuk melakukan hal yang biasa dilakukan oleh orang pintar. Rasa malas yang sudah mengendap pada diri mereka yang menjadikan mereka tidak bisa melakukan hal yang orang pintar lakukan. Sedangkan orang pintar mempunyai keberanian, ketelitian, keuletan dan rajin dalam melakukan sesuatu hal maka dari itu dia mampu mendapatkan hasil dari apa yang ingin dia capai. Dan dia mendapat julukan orang pintar, bukan karena takdir tetapi dari usaha mereka yang selalu ingin berusaha, belajar dan usaha tiada henti. Sedangkan orang malas mereka lah yang mendapat julukan orang bodoh. Karena mereka tidak mau, tidak mampu melakukan apa-apa yang seharusnya mereka lakukan.
Kamu termasuk orang yang mana? Rajin atau malas?


Semua bisa terlatih jika kita memang membuka diri untuk mencoba hal-hal yang dapat mengantarkan kita kepada sebuah impian. Rajin itu bisa dibentuk didalam karakter pada diri kita, semua hanya butuh latihan dan proses saja. Ketika kita melakukan itu semua dengan tekun dan tanpa henti maka kita bisa memperolehnya. Ketika diri kita sudah tertanam sikap rajin, maka dengan sendirinya kebiasaan orang-orang pintar itu akan ada pada diri kita. Kuncinya jangan pernah menyerah, karena rajin itu dilatih, dibentuk dan tidak datang dengan sendirinya jika diri kita sendiri malas untuk melakukannya.

Lantas bagaimana menjadi pribadi yang rajin?

-Mulailah dari diri kita sendiri
Biasakan diri kita untuk melakukan sesuatu hal secara tepat waktu dan tidak menunda-nunda pekerjaan karena itu akan menjadikan kita lalai dan yang nantinya akan menghambat proses hasil yang ingin dicapai. Jangan pernah melakukan sesuatu hal secara mendadak karena akan membuat diri kalian keteter dengan deadline yang dapat menyita waktu kalian sendiri.
-Mulailah dari lingkungan kita
Jauhi sifat meremehkan segala sesuatu yang ada pada sekitar kita dan belajarlah dari pengalaman orang lain, karena dengan begitu kita dapat melakukan hal yang lebih baik lagi kedepannya.
-Dan ingatlah bahwa kesempatan tidak datang dua kali, dan waktu adalah pedang. Jika kita mampu menggunakan waktu dengan baik maka dia akan menjadi senjata ampuh untuk kita. Namun sebaliknya jika kita tidak bisa memanfaatkan waktu, secara perlahan dia akan membunuh kita. So pilih yang mana? Hidup memang dibatasi oleh waktu tetapi jangan sampai kita diperbudak oleh waktu, justru kitalah yang harus mengendalikan waktu. Karena semua yang kita lakukan akan menghasilkan hasil yang maksimal jika kita pandai dalam me-manage waktu dan melakukan semua dengan NIAT dan Keyakinan yang kuat.

About Author

Febby Ulvia Agustine
Febby Ulvia Agustine

Author

Hello, I am Febby Ulvia Agustine. I created this blog as a form expressing of my life. I'll update daily posts between review; writing, social activity, etc.

0 komentar:

Post a comment