Febby Ulvia Agustine

Thursday, 22 December 2016

surga kecilku, Bunda!

surga kecilku, Bunda!

A : "Manajer itu ganteng banget ya, masih muda lagi"
B : "Enak kali ya punya suami yang mapan, ganteng dan sholeh"
A : "Enaklah, kita mau beli apa aja tinggal minta"
C : "Duh...ileh udah ngomongin kriteria calon suami aja, lulus aja belom wkwkwk"
A : "Gapapa kali siapa tau kesampean hahaha"
B : "Eh tapi bentar deh, kalian nanti kalau udah menikah mau jadi wanita karir atau wanita rumahan?"
A : "Wanita karir yang kitanya juga kerja terus waktu untuk anak cuma ada di malam hari dan weekend aja? Terus kalau jadi wanita rumahan yang full time ngurus rumah dan full time sama anak?"
B : "Yoi, kalau gue sih pengennya jadi wanita karirlah. Gila aja bokap gue udah biayain gue kuliah mahal-mahal masa iya gue enggak jadi wanita karir"
A : "Nah bener juga tuh, kalau lo pilih mana?"
C : "Emang kalau jadi full time mother nggak boleh sekolah sampai jenjang pendidikan paling tinggi?"


Perbincangan sederhana ketiga wanita yang bersahabat sejak SMA. Ketika saya masuk usia 20 tahun saya mulai mencari tahu apa sebenarnya perbedaan antara full time mother dengan wanita karir. Ada beberapa artikel dan beberapa buku parenting yang saya baca pada waktu itu. Tentunya saya sendiri bingung apakah nantinya saya ingin menjadi wanita karir atau menjadi full time mother. Memang benar bahwa pada fase usia 20 tahun keatas tentunya sudah mengalami fase kebimbangan antara pendidikan, karir dan menentukan pasangan hihihihi. Tidak menjadi hal yang tabu ketika usia 20 tahun keatas teman seangkatan kita sudah banyak yang menyebar undangan pernikahan hahaha

Jika melihat dari kasus perbincangan di atas ada dua pokok masalah, pertama menginginkan pasangan yang mapan, ganteng dan sholeh. Kedua bingung memilih untuk menjadi full time mother atau wanita karir. Yuk kita coba bahas satu persatu;

Untuk kasus yang pertama, tentunya semua wanita bahkan semua orang menginginkan 'kesempurnaan', namun yang perlu kita ketahui bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna. Mungkin ketiga hal tersebut didapat juga melalui proses panjang. Tidak ada yang instan. Seperti halnya sosok laki-laki mapan, ganteng dan sholeh tentunya dibelakangnya ada peran wanita yang menemaninya dari 0, entah itu ibunya, calon istrinya atau istrinya. Ya bisa dipakai dengan logika, mana ada laki-laki yang sudah berada pada fase tersebut mau dengan wanita yang biasa-biasa saja. So, untuk para wanita yang ingin mendapatkan laki-laki seperti itu ya kuncinya satu menjadi sosok yang cerdas, cantik dan sholehah juga. Tanpa susah payah akan datang laki-laki sesuai dengan apa yang kita harapkan. 

Untuk kasus yang kedua, menurut saya peran ibu untuk seorang anak tentu sangat amat berperan aktif dan berpengaruh besar. Wanita karir atau full time mother semua memiliki porsi masing-masing terhadap cara pengasuhan orang tua terhadap anaknya. Ibu adalah madrasah terbaik untuk anak-anaknya. Pertumbuhan dan perkembangan anak tentunya harus dalam pengawasan orang tua. Pembentukan karakter anak tumbuh dan berkembang atas kerja keras kedua orang tuanya. 

Kembali lagi menjadi wanita karir atau full time mother semua tergantung pilihan dan kesepakatan bersama antara suami dan istri. Namun jika suami meminta kita untuk menjadi full time mother ya sebisa mungkin harus kita lakukan dengan penuh keikhlasan, dengan catatan suami bisa memenuhi segala kebutuhan rumah tangga. Wanita karir ataupun full time mother tetap saja kodrat wanita adalah menjadi istri terbaik untuk suami dan ibu terbaik untuk anak-anaknya. Pendidikan pertama yang didapatkan oleh anak adalah melalui ibunya. Walaupun nantinya menjadi full time mother, kita harus tetap berpendidikan tinggi. Karena anak-anak membutuhkan ibu yang cerdas untuk menjadikannya anak yang cerdas. Generasi yang akan datang tergantung kita berperan sebagai orang tua. 

"Ihhh tapi kan sayang dong ijazah Sarjana bahkan Masternya kalau ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga"

Nah loh...muncul lagi pertanyaan semacam itu -_____-
Tidak ada yang percuma dan tidak ada yang mubazir, karena ilmu harus terus dipelajari dan dipahami. 

Rasulullah SAW bersabda: أُطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ اِلىَ اللَّهْدِ “Tuntutlah ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat” Hadits tersebut menjadi dasar dari ungkapan “Long life education” atau pendidikan seumur hidup. Kehidupan di dunia ini rupanya tidak sepi dari kegiatan belajar, sejak mulai lahir sampai hidup ini berakhir. 

Sudah jelaskan Hadits di atas?
Bahwa menuntut ilmu tidak ada matinya.
Jangan beranggapan kita kuliah sampai S2 sekalipun kalau nantinya jadi ibu rumah tangga itu akan menjadi hal yang mubazir, karena ilmu tersebut akan terus bermanfaat untuk mendidik anak-anak kita.


  • Ketika menjadi wanita karir, kita tentunya harus bisa membagi waktu antara pekerjaan, mengurus suami dan mengurus anak. Kita harus tahu secara detail apa yang anak butuhkan, mulai dari perkembangannya (sikap, mental, pendidikan, karakter). Ibu adalah orang pertama yang kepekaannya tidak bisa tertandingi oleh apapun terhadap anaknya. 

  • Ketika menjadi full time mother, walaupun kerjaannya cuma ngurus rumah, suami dan anak tetap saja harus memiliki hobi lain dan kegiatan lain yang mengembangkan bakat. Jangan lupa untuk bersosialisasi agar tidak boring, jangan menutup diri untuk berkembang juga. Ibu rumah tangga tidak boleh kalah hebat dengan wanita karir. Ibu rumah tangga juga harus berpendidikan tinggi, agar dapat mendidik anak-anaknya menjadi cerdas. 

Wanita kelak akan menjadi sayap (pelengkap) bagi laki-laki.

Jadi kamu ingin menjadi wanita karir atau full time mother?
Setiap pilihan selalu ada resiko, tetapi menjadi wanita karir atau full time mother keduanya adalah peran yang sangat mulia. Karena tujuan akhirnya adalah membahagiakan. Hal paling penting adalah tidak melupakan peran sebagai seorang ibu dan peran sebagai seorang istri. Karena ibu adalah madrasah terbaik untuk anak-anaknya kelak.

Ibu adalah malaikat kecil untuk anaknya, kesabaran dan keikhlasannya tak mampu diisyaratkan dengan sebuah kata karena itu semua disematkan dalam hati. Cinta yang tak pernah tertandingi oleh cinta yang lain. Ketulusan yang tak memerlukan penjabaran untuk dapat bisa dirasakan. 
Karena melalui senyumannya, terlahir sebuah harapan. Harapan akan masa depan.

Terima kasih Bunda, karena denganmu aku mengerti bahwa tidak ada cinta lain yang dapat menandingi cinta darimu, dedikasimu sangat tinggi bunda, tulus kasihmu kau pancarkan hanya untukku. Karena aku mencintaimu dengan hati, yang tak pernah ku sematkan pada wanita selain dirimu. Selamat hari Ibu, Bunda! :)

Semangat menjadi ibu terbaik
Semangat menjadi istri terbaik
Karena peran wanita sangat amat luar biasa untuk mencetak generasi yang luar biasa :)



With love
Febby Ulvia Agustine
Jakarta, 22 Desember 2016

Saturday, 20 February 2016

ikhlas adalah kekuatan

ikhlas adalah kekuatan



"Sakit atau tersakiti adalah proses pembelajaran, setiap perjalanan hidup kita akan ditemui atau menemui sesuatu hal yang tidak sesuai dengan prasangka kita. Berbaik sangkalah atas segala ketetapan-Nya"

Perasaan tersakiti memang  bisa menimbulkan dendam, ketika ada luka dalam hati, tersirat sebuah kesalahan darinya membuat diri menjadi tak berarti. Ketika hati membuat semuanya menjadi mati, rasa yang pernah ada mungkin akan perlahan memudar dari pandangan. Entah untuk dia yang sudah membuatmu terluka atau untuk menjaga perasaanmu agar tidak terluka kembali.

Meski dibalik kata memaafkan tetap ada luka yang membekas dan memori yang tersimpan, namun biarkan itu semua menjadi pelengkap untuk dijadikan suatu pembelajaran untuk hidupmu sendiri. Seberapa besar keikhlasan yang tertanam pada dirimu, sebesar itu pula kekuatan yang ada pada dirimu.  

Mengikhlaskan memang berat, namun itulah salah satu cara melupakan

Ikhlas adalah salah satu cara membebaskan diri kita dari sesuatu hal yang mengganggu hidup, pikiran dan hati kita. Ikhlas dapat membuat diri kita menjadi bahagia karena merelakan sesuatu hal yang membuat diri kita rapuh, sakit atau terluka. Ketika ikhlas sudah menjadi karakter hati, ikhlas akan membuat kinerji kita bermakna dan tidak sia-sia. Segala kerisauan yang dirasakan selama ini akan hilang dan diganti dengan sebuah keyakinan bahwa semua adalah ketatapan dari-Nya. Ikhlas menjadi benteng kekuatan hati untuk tetap percaya bahwa segala ketetapan-Nya semua sudah diatur sedemikian rapi. Tinggal bagaimana cara kita mensyukuri segala yang terjadi.

Bagi orang yang ikhlas, tidak akan ada waktu untuk mengeluh. Merasa diri paling merana karena telah teluka. Entah itu karena sikap orang lain kepada kita atau tentang sebuah kenyataan yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Kita harus percaya bahwa setiap kondisi datangnya dari Allah dan kita menyikapi kondisi tersebut untuk Allah. Ikhlas itu sulit, namun hidup tanpa keikhlasan jauh lebih sulit karena hatimu ditutupi oleh keegoisan. 

Ikhlas itu seperti surat Al-Ikhlas tidak ada kata Ikhlas didalamnya.


                                           أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ                                           

"Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang".Q-S Ar-Ra'd ayat 28. 

Percayalah bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, semua sudah sesuai dengan ketetapan-Nya. Jangan perlu khawatir, Allah bersamamu. Ingatlah Allah maka hatimu akan tenang. Tinggalkan ia yang membuatmu resah, karena tidak ada satu helaipun daun yang jatuh tanpa ketetapan dari-Nya. 

Jika dirimu mengikhlaskan apapun yang telah terjadi pada hidupmu, percayalah Allah akan menggantikannya dengan sesuatu hal yang baru yang jauh lebih indah. Bersabarlah dan tetap semangat. Menjaga senyum indah itu agar hati dan pikiranmu tetap BAHAGIA!






Penikmat Senja, Hujan dan Bintang
Rumah, 20-02-2016

Febby U.A
*Note to My Self


Friday, 19 February 2016

memperluas sudut pandang

memperluas sudut pandang

“Perbedaan sudut pandang dan persepsi bukan merupakan sesuatu hal yang dapat menjadikan penghambat kita untuk memberikan suatu pendapat"

Persepsi merupakan proses seseorang mengetahui sesuatu hal melalui panca indera. Sudut pandang seseorang dalam memiliki sebuah persepsi tentulah berbeda-berbeda.

Gambar apakah ini?




Jika kamu menjawab bahwa gambar ini merupakan gambar dua orang yang saling bertatapan tentu jawabannya Ya, dan jika kamu menjawab bahwa gambar ini merupakan gambar vas bunga atau piala tentu jawabannya juga Ya. Bila kamu sudah melihat gambarannya tersenyumlah, karena ternyata satu kepala saja bisa mendapatkan lebih dari 2 persepsi dalam 1 gambar yang sama.
Perbedaan fokus dan sudut pandang, ternyata bisa menghasilkan persepsi yang berbeda pula. Jadi wajar bukan bila orang yang berbeda memiliki persepsi, pemahaman dan pendapat yang berbeda. Kepala boleh sama hitam, tetapi pikiran dan perasaan bisa saja berbeda. Ternyata perbedaan, terutama perbedaaan pendapat dan pandangan adalah sebuah variasi dalam kehidupan.
Apakah kamu pernah melihat pelangi? Indah bukan? Ya! Pelangi yang muncul setelah adanya hujan, akan tampak begitu indah dengan 7 warna cahayanya yang berbeda-beda. Perbedaan warna cahaya inilah yang membuat pelangi begitu indah, termasuk juga warna-warni pemikiran dan kreativitas yang membuat hidup ini menjadi indah, dinamis dan tidak membosankan.
Belajarlah dari perbedaan alat musik dan bunyinya yang ada di sebuah orkestra. Sebuah orkestra lengkap, memiliki tidak kurang dari 10 hingga 15 jenis alat musik. Mulai dari alat musik tiup, petik, gesek, pukul, pencet, dan lainnya. Perbedaan alat dengan bunyinya tersebut menciptakan keindahan saat perbedaan disuarakan secara harmoni untuk saling memperkuat dan bukan saling meniadakan. Demikian juga dengan kehidupan ini. Semua orang boleh memiliki sudut pandang dan persepsi yang berbeda, namun jangan jadikan perbedaan tersebut menjadi hambatan untuk menyamakan tujuan. Karena perbedaan hanyalah sebuah cara untuk menemukan titik yang benamakan kesamaan. 
Menurut saya, perbedaan akan tercipta jika semua orang menghargai sudut pandang dan persepsi yang berbeda. Bila semua orang memiliki pola pikir bahwa perbedaan adalah sebuah variasi yang membuat dunia ini menjadi dinamis dan indah. Selain pola pikir, komunikasi adalah salah satu kunci menyatukan perbedaan. Dengan adanya komunikasi semuanya akan mampu disatukan agar menjadi tujuan yang sama. 
Komunikasi memang bukan hanya masalah bagaimana menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana proses komunikasi bisa efektif dan efisien. Sebuah konflik bisa dihindari bila kita mau menguasai teknik komunikasi dengan baik, agar tidak ada hambatan komunikasi yang menjadi sumber konflik.
Oleh karena itu biarkanlah adanya perbedaan sudut pandang dan persepsi di dalam proses kehidupan, karena perbedaan tersebut yang membuat hidup bergerak lebih indah dari kelihatannya. Dengan adanya perbedaan kita belajar bagaimana cara untuk menghargai pendapat orang lain yang berbeda-beda. Sehingga dapat menyatukan perbedaan tersebut menjadi satu kesatuan sudut pandang yang sama.
Menyamakan sebuah persepsi bisa dilakukan dengan sebuah komunikasi, memberikan pendapat tentang sebuah harapan akan sebuah tujuan. Sehingga mampu menyatukan perbedaan.

Monday, 8 February 2016

laki-laki karir ada wanita hebat dibelakangnya

laki-laki karir ada wanita hebat dibelakangnya




X : "Kak Feb, kriteria laki-laki yang akan kakak pilih menjadi calon suami kakak nanti yang kaya gimana kak?"
F : "Hmmm gimana ya? hehehe, kenapa tiba-tiba menanyakan hal seperti ini?"
X : "Gakpapa kak, aku mau tau aja. Oiya kak kenapa saat ini banyak sekali laki-laki yang malas menyelesaikan pendidikannya, ada juga yang terkadang malas bekerja apalagi ibadah kak"
F : "Dia tidak punya harapan sepertinya hahaha"
Z : "Tapi kak ada juga laki-laki yang menikahi wanita tetapi pekerjaan dan masa depannya tidak jelas"
F : "Ohya? Masih adakah yang seperti itu?"
Z : "Iya kak ada, tetanggaku hahaha. Aku pengen suamiku nanti merupakan laki-laki yang bertanggungjawab, punya pekerjaan yang enak intinya yang bisa bahagiain aku"
X : "Iya ya. Aku sih yang penting laki-laki itu nggak tinggal sholatnya. Cintanya tak pernah pudar walaupun dimakan usia"
F : "Aamiin...hmm boleh memiliki kriteria dan harapan seperti itu. Tetapi menjadi seorang wanita juga jangan mau kalah dengan kaum laki-laki. Sebagai wanita harus tetap menjadi yang terbaik dalam segala aspek namun tetap tidak melupakan kodrat dan peran wanita itu sendiri.
Z : "Nahloh kak aku bingung apa yang kakak maksud -_____-"
X : "Huff, kak Feb bahasanya dewasa amat. Kita belum paham masalah itu"
F : "Nah kalau belum paham ya dipelajari dong, dewasa itu pilihan loh. Udah tau belum paham jangan punya ekspektasi tinggi dulu tetapi coba untuk belajar, dan cari tahu dulu. Usaha dan Doa harus diselaraskan sehingga tujuan akhirnya sesuai"

Perbincangan di atas merupakan perbincangan saya dengan beberapa pembaca blog yang curhat dan beberapa teman yang usianya di bawah saya. Percakapan di atas garis besarnya saja, tetapi tidak sedikit yang curhat dengan saya membahas tentang masa depan, karir dan percintaan. Ada yang galau, sakit hati, jatuh hati, labil, dan masih banyak permasalahn yang sangat teramat kompleks yang dihadapi seseorang berusia 18 tahun keatas. Tidak menutup kemungkinan yang sudah berkeluarga pun banyak masalahnya, ada beberapa juga yang curhat ke saya (padahal saya belum berumah tangga) -___-

Untuk bertemu dengan yang terbaik, memang harus bertemu terlebih dahulu dengan yang salah -FUA-

Memilih pasangan hidup tentunya bukan sesuatu hal yang mudah, karena didalamnya terdapat sebuah keyakinan yang kuat. Melihat dari segi aspek kriteria yang telah dipersiapkan sejak awal.

Menurut saya, laki-laki kelak adalah seorang pemimpin. Walaupun dari sekarang kita semua adalah pemimpin untuk diri kita sendiri. Tetapi tugas dan tanggungjawab laki-laki adalah menjadi seorang pemimpin yang akan memimpin orang lain (istri dan anak-anaknya kelak). Jika laki-laki tidak ada harapan dan tujuan jelas dalam hidupnya, wanita mana yang ingin bersanding dengannya? 

Menurut saya, wanita kelak adalah sayap (pelengkap) bagi seorang laki-laki. Wanita harus menjadi sosok yang hebat, yang kesabaran dan keikhlasannya tidak dapat tertandingi oleh apapun. Air matanya penuh dengan keharmonisan untuk terus mendukung, menemani laki-laki dalam hal berjuang. Jika wanita tidak ada semangat tinggi dalam hal menatap masa depan, laki-laki mana yang ingin bersanding dengannya?

Baik laki-laki maupun wanita keduanya memiliki porsinya masing-masing. Berperanlah sesuai dengan kodratnya. Laki-laki wajib memiliki tujuan jelas, target jelas, mempunyai semangat tinggi untuk terus berjuang dan bekerja keras. Karena diujung sana ada wanita yang sedang menunggu dihalalkan, karena ada wanita yang harus dibahagiakan. Menjadi pemimpin memang bukan hal yang mudah, namun memimpin orang lain dengan kebijaksanaan adalah hal yang mulia dan sangat luar biasa.

Untuk laki-laki yang sedang berjuang untuk menghalalkan semangatlah!
Untuk laki-laki yang sudah menikah tetaplah berjuang untuk terus membahagiakan!

Untuk wanita, bersabarlah. Laki-laki yang mungkin saat ini sedang bersamamu bisa saja sedang berjuang sekuat tenaga untuk menghalalkanmu agar kelak kau bahagia hidup bersamanya. Jadilah wanita yang setia, dan tetap sabar menemani laki-lakimu berjuang dari 0 hingga ia raih kesuksesannya bersamamu.
Untuk wanita, bersabarlah menunggu jodohmu. Siapa tahu laki-laki yang menjadi jodohmu adalah seseorang yang dekat denganmu (teman, sahabat, kerabat kantor, partner bisnis).

Teruslah berdoa dan berjuang. Laki-laki dan wanita harus sama-sama berjuang untuk cinta yang abadi. Untuk sebuah masa depan yang indah nantinya. Sangat indah ketika kita menjadi bagian  dari kesuksesan laki-laki. 

Dear laki-laki,
Jika dirimu sudah memilih satu nama wanita dihidupmu dan dipilihanmu belajarlah untuk setia dan tidak tebar pesona ke wanita lain. Jangan sibuk mencari yang sempurna karena dirimu pun juga tidak sempurna. Jangan sibuk mencari sana sini wanita yang istimewa. Karena tanpa disadari wanita yang sudah kau pilih kelak akan selalu terlihat sempurna dan setia menemanimu.

Dear wanita,
Jagalah cinta yang sudah kau pilih, belajarlah untuk terus menjadi wanita terbaik untuk pasanganmu. Ketika senyummu meneduhkan dan menambah semangat dan ketika sedihmu akan mematahkan semangat. Jadilah sayap yang siap berjuang besama pasanganmu kelak.

Dalam menentukan pasangan hidup ada yang melalui ta'aruf, menjalin hubungan bersama terlebih dahulu ataupun dijodohkan. Semuanya pilihan dari masing-masing orang. Prinsip orang boleh berbeda-beda namun tetap tujuannya sama 'ingin bahagia dengan orang yang dipilihnya'

Dalam hubungan yang dibutuhkan adalah SALING bukan PALING

Saling melengkapi, saling menerima kekurangan dan kelebihan, saling memahami saling menjaga kesetiaan cinta dan saling jujur ketika memang ada permasalahan. Selesaikan bersama. Hadapi bersama!

Bukan paling ingin merasa diri sendiri lebih hebat dari pasangan, bukan paling egois dalam hal ingin dimengerti.


Menjaga dan mempertahankan lebih sulit daripada menghancurkan dan meninggalkan. Cobaan akan selalu ada, namun disanalah kedewasaan diuji. Biarkan kesetiaan membawamu pada cinta sejatimu.



Senja, Hujan dan Bintang!

-FUA-

Thursday, 4 February 2016

Allah sesuai prasangka hamba-Nya

Allah sesuai prasangka hamba-Nya



Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya

Percaya atau tidak dengan pernyataan di atas, namun semua itu sudah saya buktikan. Mungkin teman-teman pernah merasakan kenikmatan yang sangat luar biasa yang telah teman-teman rasakan ketika apa yang menjadi impian teman-teman yang awalnya hanya sebuah ucapan atau bahkan sebuah harapan sederhana bisa terwujud dengan sebuah kenyataan yang sesuai dengan apa yang kita harapkan. Itulah Allah selalu mengetahui apapun yang dibutuhkan oleh hamba-Nya. 

X : "Feb, pernah nggak sih lo dapetin apa yang lo mau?"

F : "Wah iya dong pernah dan sering banget"


Semenjak saya memiliki hobi menulis dan mulai memberanikan diri untuk mempublish tulisan saya di blog kemudian saya memiliki keinginan sederhana, ada 3 keinginan saya waktu itu;
1. Memiliki blog pribadi yang dibaca oleh banyak orang lalu bisa menulis konsisten
2. Mempunyai notebook (tadinya punya laptop dan kebetulan laptop baterainya bocor), ingin sekali punya notebook supayabisa dibawa kemana-mana dan nggak ribet. 
3. Menerbitkan buku sendiri di tahun 2015

Ketiga impian saya di atas merupakan impian awal saya memiliki hobi menulis, kalau tidak salah impian itu saya ucapkan secara sederhana di tahun 2014. Saya belum tahu bagaimana caranya mewujudkan ketiga impian tersebut, Karena saya tidak memiliki uang waktu itu. Entah bagaimana cara Allah membantu saya mewujudkan impian itu. Alhamdulillah di akhir tahun 2014 saya mendapatkan beasiswa, uang beasiswa tersebut saya pakai untuk membeli notebook sisanya saya pergunakan untuk keperluan lain. 

Kemudian pada awal tahun tepatnya bulan Maret 2015 saya menerbitkan buku Sekeping Cinta dengan teman-teman Alumni YTA. Disusul dengan karya saya selanjutnya pada bulan September 2015 saya menerbitkan buku pribadi karya saya sendiri, berjudul VIP ACCESS. Buku tersebut terbit pada saat saya wisuda. 

Akhir tahun 2015 saya memiliki blog pribadi yang resmi, yaitu www.febbyagustine.com. Alhamdulillah saat ini pembaca blog saya sudah berasal dari 15 kota di Indonesia dan 2 Negara di Dunia. 

Sungguh sangat luar biasa, Allah membantu saya. Allah membantu saya untuk mewujudkan segala impian yang saya anggap tidak mungkin menjadi mungkin.Memang benar bahwa Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. 

Masih ragu dengan ketetapan Allah?
Masih takut tentang apa-apa yang belum terjadi?
Masih cemas dengan rezeki dari Allah?

Tenang sob, Allah selalu memberikan jawaban terbaik tepat pada waktunya ketika diri kita sendiri sudah melakukan yang terbaik. Entah melalui usaha dan Doa yang pasti Allah tidak diam. Ia membantu hamba-Nya yang mau bersyukur dan berusaha. Rezeki Allah bertebaran di mana-mana. Jangan takut terhadap sesuatu hal yang belum terjadi, tidak perlu mencemaskan segala sesuatu yang kita anggap sulit. Toh bagi Allah semuanya MUNGKIN asal kita tidak menyerah dan tetap semangat mewujudkannya. Yang terbaik akan selalu sampai kepada yang terbaik dengan cara yang terbaik.

Bawalah segala harapan sederhanamu melalui sebuah keyakinan dan untaiaan Doa. Jangan lupa untuk terus diusahakan agar semuanya dapat terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan.



Depok, 04/02/16

-FUA-

Thursday, 7 January 2016

awalnya tidak peduli lama-lama jatuh hati

awalnya tidak peduli lama-lama jatuh hati

awalnya tidak peduli, lama-lama jatuh hati


Mungkin pernyataan di atas akan mengawali tulisan saya pada siang hari ini, sebuah kata yang akan melahirkan sebuah cerita yang sangat amat berkesan bagi hidup saya. Oleh karena itu, izinkan saya sedikit berbagi pengalaman berharga yang pernah saya dapatkan di tahun 2014 - 2015. Melalui kegiatan sederhana ini saya menemukan "cinta", tentunya bukan sebuah cinta untuk seorang laki-laki tetapi sebuah cinta terhadap kepeduliaan kegiatan sosial.

Berawal dari saya mengikuti salah satu kegiatan yang diadakan oleh BEM Kampus tercinta saya di PNJ yang waktu itu diketuai oleh Bang Ardy. Pada masa kabinet beliau ada salah satu proker bernamakan Community Development (COMDEV 2014). Awalnya saya tidak tertarik untuk mengikuti kegitan ini, tetapi sahabat saya yang bernama Mia Rachmawati yang membujuk saya untuk menemaninya ikut Open Recruitment kegiatan tersebut. Comdev merupakan kegiatan sosial di mana kita akan tinggal beberapa hari di sebuah Desa dan di sana kita akan melakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan beberapa kegiatan. Usaha Mia saya apresiasi karena sudah membujuk saya dan akhirnya saya tertarik untuk mencoba daftar kegiatan tersebut. Proses OR sudah selesai, tinggal menunggu pengumuman. Singat cerita Alhamdulillah saya dan Mia diterima sebagai Panitia Comdev 2014, saya sebagai divisi Konsumsi dan Kesehatan sedangkan Mia sebagai divisi logistik. First Pleno ternyata di sana saya bertemu dengan Furqon dan juga Nurvi yang kebetulan satu Jurusan dengan saya dan Mia. 
Pleno 1 Comdev di depan Gd. A Teknik Mesin

Tepatnya 25 Januari 2014 - 12 Februari 2014 kami panitia yang berjumlah sekitar 30 orang mengabdi di Desa Jabon Mekar, Parung Bogor. Kami berangkat menggunakan Miniarta. Perlengkapan yang di bawa tentunya sangat banyak.


Di sana kami di beri fasilitas satu rumah warga yang tidak terpakai untuk kami menginap, ada juga pondok belajar di sana. Rumah tersebut kami gunakan untuk memasak. Karena kita nggak memungkinkan membeli makanan yang sudah jadi, lagi pula ada divisi Konsumsi yang tugasnya masak setiap hari untuk panitia yang lainnya. Seminggu 2 kali saya dan Nurvi dianter dengan panitia lain rutin pergi ke pasar berangkat pukul 04.00 subuh untuk belanja keperluan masak. Jarak Desa dan Pasar sekitar 15 menit. (sekalian belajar jadi istri dan ibu yang baik wkwkwk)

Kegiatan kami dimulai dengan senam pagi atau jogging keliling Desa. Setelah itu kami melakukan briefing panitia, tim konsumsi sudah menyiapkan sarapan biasanya kita sarapan gorengan dan teh manis atau kopi. Selesainya briefing kita melakukan jobdesk masing-masing. Saya dan tim Konsumsi yang lainnya bergegas ke dapur untuk masak. Weits jangan salah divisi Konsumsi dan Kesehatan selain jobdesknya masak dan urusan dapur kita juga ngurusin yang sakit (jika panitia ada yang sakit) menyiapkan perlengkapan obat-obatan dan juga kita ikut serta dalam semua kegiatan di comdev seperti menagajar, bermain, berkomunikasi dengan warga. Di comdev semua divisi bisa merasakan jobdesk divisi lain ko hehehe (namanya juga keluarga).

Awalnya nggak betah, karena tidur hanya beralaskan tikar. Terkadang udaranya dingin, panas, banyak nyamuk, ya pokoknya nggak senyaman di rumah sendiri. Baru beberapa hari di sana rasanya udah kangen emak bapak hahaha pengen pulang aja rasanya. Tetapi kita semua sudah berkomitmen, bahkan jadwal pulang selama 17 hari di sana ada jatahnya. Perorang hanya boleh 2 kali menggunakan kesempatan untuk pulang. Pokoknya di sana kita hidup mandiri banget deh. Tapi disini saya menemukan cinta, menemukan keluarga baru, menemukan kebahagiaan yang disertai kenyamanan. Bagaimana tidak, ketika diri ini mampu berbagi untuk orang lain tentunya akan terlahir sebuah makna kebahagiaan tersendiri.

Beberapa kegiatan yang kita lakukan di sana:


Mengajar PAUD


Kelas Melukis


Kerja Bakti bersama Warga


Belajar Menari Tradisional


Outbond


Sigiber (Sikat Gigi Bersama)


Ngeliwet Bareng Warga

Masih banyak lagi kegiatan lain yang kita lakukan di sana, tentunya bermanfaat, bahagia luar biasa. Yuk bisa disimak di twitter @COMDEV2014

17 hari membawa cinta, memberikan kepeduliaan bermakna, hidup hanya satu kali sayang jika hanya dibuang tanpa adanya momen membekas untuk kehidupan yang sangat luar biasa. 

Berakhirnya kegiatan COMDEV 2014 tidak membuat kita berhenti menebar manfaat dan memberikan inspirasi. Saya dan teman-teman Comdev awalnya gagal move on dari Desa Jabon, bagaimana tidak 17 hari kita lalui bersama, suka duka kita lewatin bersama dari mulai cari air susah, mandi numpang di rumah warga, makan dengan makanan seadanya, tidur hanya beralaskan tikar ahhh rasanya masih banyak kegiatan yang selalu tersimpan indah dalam memori ingatan saya. 
Saya kebetulan anak tunggal, tetapi semenjak ikutan Comdev saya seperti menemukan keluarga baru, saya bisa merasakan memiliki kakak abang dan adik di sana. Alhamdulillah hidup saya bahagia dikelilingi orang-orang yang menginspirasi seperti mereka. 

Kegagalan move on kita berbuah karya, kecintaan kita terhadap kegiatan sosial akan terus melekat dalam hati. Mungkin karena sudah jatuh hati. Akhirnya kita membuat konsep baru, konsep di mana bentuk kasih dan cinta untuk adik-adik di Desa Jabon. Berupa pemberiann beasiswa untuk SD - SMP namun kita akan melakukan seleksi siapakah yang pantas mendapatkan beasiswa tersebut. Lantas sumber dana dari mana?

AHAIIII.... itu dia, kita punya ide mengajak seluruh Mahasiswa PNJ untuk ikut serta. CARANYA? Kita melakukan sosialisasi baik dari sosmed, famplet, ataupun datengin kekelas-kelas seluruh Jurusan yang ada di PNJ. Kebayang nggak? Mahasiswa PNJ ada 6000 orang lebih. WOW! 
Setiap mahasiswa diwajibkan memberikan Rp.500/minggu jadi setiap mahasiswa memberikan Rp.2000/minggu kepada kita. Kita lakukan koordinasi dengan ketua kelas. Setiap Jurusan terdapat PJ koordinasi kebetulan saya waktu itu menjadi PJ Jurusan Teknik Mesin. 

Eitsssss ini legal atau ilegal? Legal donggggg....sebelum kita sebar konsep dan informasi ini ke Mahasiswa tentunya kita sudah mengurus surat perizinan atas kegiatan ini kepada Direktur di PNJ. Ketika sudah turun SK yang menyatakan bahwa kegiatan ini SAH maka baru deh kita berani mem publish nya. 

Nama kegiatannya adalah CAHAYA (Celengan Mahakarya). Founder dari kegiatan ini ada Febby Ulvia, Raji Saputra, Mukti Sya'ban. Al Fahrul, Agus Supriyadi, Nurvi Setya, Mia Rachmawati, Intan Pratam, Ahmad Taufik, Chafid Adnan, Rizky, M Danidzar dan masih banyak lagi. 





Karena saya dan teman-teman sudah menjadi Alumni PNJ, saat ini cahaya di kelola oleh BEM selanjutnya. Semoga apa yang sudah kita lakukan akan menjadi momen tak terlupakan, akan terus mencari dan menciptakan inspirasi dari kegiatan lain. Mau tau tentang cahaya yuk follow twitternya @CAHAYA_PNJ. Kita berharap CAHAYA akan terus ada dalam proker BEM PNJ. Karena dengan berbagi akan menemukan cahaya terang indah dan bermakna dalam hidup kita. #SemangatBerbagi #SemangatMenginspirasi

Mohon Doanya kita akan membuat suatu komunitas baru lagi, tentunya masih sama tentang kegiatan sosial. Semoga rencana baik kita dimudahkan dan diberi kelancaran oleh Allah SWT. Aamiin :)

Karena memberi kontribusi tidak menunggu nanti, karena memberi inspirasi tidak menunggu hebat, karena menjadi bermakna bisa dimulai dari sekarang. Life is choice sob!

Dari kegiatan inilah saya menemukan cinta, menemukan kepeduliaan terhadap keadaan sekitar, dari kegiatan inilah saya menjadi seseorang yang sangat amat mencintai kegiatan sosial. Kegiatan sosial mengajarkan kita arti berbagi, berbagi dan berbagi.


With Love
07/01/2016
Feel free to sharing 085779155630 :)

-FUA-