Febby Ulvia Agustine

Monday, 8 February 2016

laki-laki karir ada wanita hebat dibelakangnya




X : "Kak Feb, kriteria laki-laki yang akan kakak pilih menjadi calon suami kakak nanti yang kaya gimana kak?"
F : "Hmmm gimana ya? hehehe, kenapa tiba-tiba menanyakan hal seperti ini?"
X : "Gakpapa kak, aku mau tau aja. Oiya kak kenapa saat ini banyak sekali laki-laki yang malas menyelesaikan pendidikannya, ada juga yang terkadang malas bekerja apalagi ibadah kak"
F : "Dia tidak punya harapan sepertinya hahaha"
Z : "Tapi kak ada juga laki-laki yang menikahi wanita tetapi pekerjaan dan masa depannya tidak jelas"
F : "Ohya? Masih adakah yang seperti itu?"
Z : "Iya kak ada, tetanggaku hahaha. Aku pengen suamiku nanti merupakan laki-laki yang bertanggungjawab, punya pekerjaan yang enak intinya yang bisa bahagiain aku"
X : "Iya ya. Aku sih yang penting laki-laki itu nggak tinggal sholatnya. Cintanya tak pernah pudar walaupun dimakan usia"
F : "Aamiin...hmm boleh memiliki kriteria dan harapan seperti itu. Tetapi menjadi seorang wanita juga jangan mau kalah dengan kaum laki-laki. Sebagai wanita harus tetap menjadi yang terbaik dalam segala aspek namun tetap tidak melupakan kodrat dan peran wanita itu sendiri.
Z : "Nahloh kak aku bingung apa yang kakak maksud -_____-"
X : "Huff, kak Feb bahasanya dewasa amat. Kita belum paham masalah itu"
F : "Nah kalau belum paham ya dipelajari dong, dewasa itu pilihan loh. Udah tau belum paham jangan punya ekspektasi tinggi dulu tetapi coba untuk belajar, dan cari tahu dulu. Usaha dan Doa harus diselaraskan sehingga tujuan akhirnya sesuai"

Perbincangan di atas merupakan perbincangan saya dengan beberapa pembaca blog yang curhat dan beberapa teman yang usianya di bawah saya. Percakapan di atas garis besarnya saja, tetapi tidak sedikit yang curhat dengan saya membahas tentang masa depan, karir dan percintaan. Ada yang galau, sakit hati, jatuh hati, labil, dan masih banyak permasalahn yang sangat teramat kompleks yang dihadapi seseorang berusia 18 tahun keatas. Tidak menutup kemungkinan yang sudah berkeluarga pun banyak masalahnya, ada beberapa juga yang curhat ke saya (padahal saya belum berumah tangga) -___-

Untuk bertemu dengan yang terbaik, memang harus bertemu terlebih dahulu dengan yang salah -FUA-

Memilih pasangan hidup tentunya bukan sesuatu hal yang mudah, karena didalamnya terdapat sebuah keyakinan yang kuat. Melihat dari segi aspek kriteria yang telah dipersiapkan sejak awal.

Menurut saya, laki-laki kelak adalah seorang pemimpin. Walaupun dari sekarang kita semua adalah pemimpin untuk diri kita sendiri. Tetapi tugas dan tanggungjawab laki-laki adalah menjadi seorang pemimpin yang akan memimpin orang lain (istri dan anak-anaknya kelak). Jika laki-laki tidak ada harapan dan tujuan jelas dalam hidupnya, wanita mana yang ingin bersanding dengannya? 

Menurut saya, wanita kelak adalah sayap (pelengkap) bagi seorang laki-laki. Wanita harus menjadi sosok yang hebat, yang kesabaran dan keikhlasannya tidak dapat tertandingi oleh apapun. Air matanya penuh dengan keharmonisan untuk terus mendukung, menemani laki-laki dalam hal berjuang. Jika wanita tidak ada semangat tinggi dalam hal menatap masa depan, laki-laki mana yang ingin bersanding dengannya?

Baik laki-laki maupun wanita keduanya memiliki porsinya masing-masing. Berperanlah sesuai dengan kodratnya. Laki-laki wajib memiliki tujuan jelas, target jelas, mempunyai semangat tinggi untuk terus berjuang dan bekerja keras. Karena diujung sana ada wanita yang sedang menunggu dihalalkan, karena ada wanita yang harus dibahagiakan. Menjadi pemimpin memang bukan hal yang mudah, namun memimpin orang lain dengan kebijaksanaan adalah hal yang mulia dan sangat luar biasa.

Untuk laki-laki yang sedang berjuang untuk menghalalkan semangatlah!
Untuk laki-laki yang sudah menikah tetaplah berjuang untuk terus membahagiakan!

Untuk wanita, bersabarlah. Laki-laki yang mungkin saat ini sedang bersamamu bisa saja sedang berjuang sekuat tenaga untuk menghalalkanmu agar kelak kau bahagia hidup bersamanya. Jadilah wanita yang setia, dan tetap sabar menemani laki-lakimu berjuang dari 0 hingga ia raih kesuksesannya bersamamu.
Untuk wanita, bersabarlah menunggu jodohmu. Siapa tahu laki-laki yang menjadi jodohmu adalah seseorang yang dekat denganmu (teman, sahabat, kerabat kantor, partner bisnis).

Teruslah berdoa dan berjuang. Laki-laki dan wanita harus sama-sama berjuang untuk cinta yang abadi. Untuk sebuah masa depan yang indah nantinya. Sangat indah ketika kita menjadi bagian  dari kesuksesan laki-laki. 

Dear laki-laki,
Jika dirimu sudah memilih satu nama wanita dihidupmu dan dipilihanmu belajarlah untuk setia dan tidak tebar pesona ke wanita lain. Jangan sibuk mencari yang sempurna karena dirimu pun juga tidak sempurna. Jangan sibuk mencari sana sini wanita yang istimewa. Karena tanpa disadari wanita yang sudah kau pilih kelak akan selalu terlihat sempurna dan setia menemanimu.

Dear wanita,
Jagalah cinta yang sudah kau pilih, belajarlah untuk terus menjadi wanita terbaik untuk pasanganmu. Ketika senyummu meneduhkan dan menambah semangat dan ketika sedihmu akan mematahkan semangat. Jadilah sayap yang siap berjuang besama pasanganmu kelak.

Dalam menentukan pasangan hidup ada yang melalui ta'aruf, menjalin hubungan bersama terlebih dahulu ataupun dijodohkan. Semuanya pilihan dari masing-masing orang. Prinsip orang boleh berbeda-beda namun tetap tujuannya sama 'ingin bahagia dengan orang yang dipilihnya'

Dalam hubungan yang dibutuhkan adalah SALING bukan PALING

Saling melengkapi, saling menerima kekurangan dan kelebihan, saling memahami saling menjaga kesetiaan cinta dan saling jujur ketika memang ada permasalahan. Selesaikan bersama. Hadapi bersama!

Bukan paling ingin merasa diri sendiri lebih hebat dari pasangan, bukan paling egois dalam hal ingin dimengerti.


Menjaga dan mempertahankan lebih sulit daripada menghancurkan dan meninggalkan. Cobaan akan selalu ada, namun disanalah kedewasaan diuji. Biarkan kesetiaan membawamu pada cinta sejatimu.



Senja, Hujan dan Bintang!

-FUA-

About Author

Febby Ulvia Agustine
Febby Ulvia Agustine

Author

Hello, I am Febby Ulvia Agustine. I created this blog as a form expressing of my life. I'll update daily posts between review; writing, social activity, etc.

0 komentar:

Post a Comment