Febby Ulvia Agustine

Friday, 19 February 2016

memperluas sudut pandang

“Perbedaan sudut pandang dan persepsi bukan merupakan sesuatu hal yang dapat menjadikan penghambat kita untuk memberikan suatu pendapat"

Persepsi merupakan proses seseorang mengetahui sesuatu hal melalui panca indera. Sudut pandang seseorang dalam memiliki sebuah persepsi tentulah berbeda-berbeda.

Gambar apakah ini?




Jika kamu menjawab bahwa gambar ini merupakan gambar dua orang yang saling bertatapan tentu jawabannya Ya, dan jika kamu menjawab bahwa gambar ini merupakan gambar vas bunga atau piala tentu jawabannya juga Ya. Bila kamu sudah melihat gambarannya tersenyumlah, karena ternyata satu kepala saja bisa mendapatkan lebih dari 2 persepsi dalam 1 gambar yang sama.
Perbedaan fokus dan sudut pandang, ternyata bisa menghasilkan persepsi yang berbeda pula. Jadi wajar bukan bila orang yang berbeda memiliki persepsi, pemahaman dan pendapat yang berbeda. Kepala boleh sama hitam, tetapi pikiran dan perasaan bisa saja berbeda. Ternyata perbedaan, terutama perbedaaan pendapat dan pandangan adalah sebuah variasi dalam kehidupan.
Apakah kamu pernah melihat pelangi? Indah bukan? Ya! Pelangi yang muncul setelah adanya hujan, akan tampak begitu indah dengan 7 warna cahayanya yang berbeda-beda. Perbedaan warna cahaya inilah yang membuat pelangi begitu indah, termasuk juga warna-warni pemikiran dan kreativitas yang membuat hidup ini menjadi indah, dinamis dan tidak membosankan.
Belajarlah dari perbedaan alat musik dan bunyinya yang ada di sebuah orkestra. Sebuah orkestra lengkap, memiliki tidak kurang dari 10 hingga 15 jenis alat musik. Mulai dari alat musik tiup, petik, gesek, pukul, pencet, dan lainnya. Perbedaan alat dengan bunyinya tersebut menciptakan keindahan saat perbedaan disuarakan secara harmoni untuk saling memperkuat dan bukan saling meniadakan. Demikian juga dengan kehidupan ini. Semua orang boleh memiliki sudut pandang dan persepsi yang berbeda, namun jangan jadikan perbedaan tersebut menjadi hambatan untuk menyamakan tujuan. Karena perbedaan hanyalah sebuah cara untuk menemukan titik yang benamakan kesamaan. 
Menurut saya, perbedaan akan tercipta jika semua orang menghargai sudut pandang dan persepsi yang berbeda. Bila semua orang memiliki pola pikir bahwa perbedaan adalah sebuah variasi yang membuat dunia ini menjadi dinamis dan indah. Selain pola pikir, komunikasi adalah salah satu kunci menyatukan perbedaan. Dengan adanya komunikasi semuanya akan mampu disatukan agar menjadi tujuan yang sama. 
Komunikasi memang bukan hanya masalah bagaimana menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana proses komunikasi bisa efektif dan efisien. Sebuah konflik bisa dihindari bila kita mau menguasai teknik komunikasi dengan baik, agar tidak ada hambatan komunikasi yang menjadi sumber konflik.
Oleh karena itu biarkanlah adanya perbedaan sudut pandang dan persepsi di dalam proses kehidupan, karena perbedaan tersebut yang membuat hidup bergerak lebih indah dari kelihatannya. Dengan adanya perbedaan kita belajar bagaimana cara untuk menghargai pendapat orang lain yang berbeda-beda. Sehingga dapat menyatukan perbedaan tersebut menjadi satu kesatuan sudut pandang yang sama.
Menyamakan sebuah persepsi bisa dilakukan dengan sebuah komunikasi, memberikan pendapat tentang sebuah harapan akan sebuah tujuan. Sehingga mampu menyatukan perbedaan.

About Author

Febby Ulvia Agustine
Febby Ulvia Agustine

Author

Hello, I am Febby Ulvia Agustine. I created this blog as a form expressing of my life. I'll update daily posts between review; writing, social activity, etc.

0 komentar:

Post a Comment