Febby Ulvia Agustine

Wednesday, 24 January 2018

berpendidikan tinggi untuk meraih mimpi





Lulus sidang Diploma III tahun 2015 kemudian mendapatkan tawaran bekerja di salah satu perusahaan non profit ''yayasan sosial' di daerah Jakarta Selatan sebagai seorang sekretaris. Dari zaman kuliah memang aku udah suka banget sama yang namanya kegiatan sosial, jadi tanpa berpikir banyak aku menerima tawaran itu sambil mengisi kekosongan sebelum mendapatkan pekerjaan yang baru. Maklum karena baru freshgraduate ketika mendapatkan rezeki tawaran kerja, jadi langsung diambil aja. Namanya juga kesempatan sekaligus emang hobi juga sama kegiatan sosial.
Hanya butuh waktu 6 bulan bekerja di perusahaan tersebut, aku memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan baru. Selain itu alasan aku resign juga karena aku berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana. Akhirnya jadi pengangguran deh hehehe. 

Melamar sana sini, sampai interview berkali-kali, tes psikotes diberbagai bidang perusahaan. Gagal berkali-kali. Tidak membuatku putus asa, meski rasa lelah dan kecewa sempat hadir. Tapi kembali lagi, harus terus berusaha karena tujuan bekerja pada saat itu adalah untuk bayar kuliah.

Sedangkan aku sudah mendaftar kuliah dengan modal nekad dan percaya Allah pasti kasih rezekinya.
Terus berusaha dan berdoa, Alhamdulillah Allah mendengarkan Doaku. Setelah 6 bulan jadi pengangguran akhirnya aku dapat panggilan kerja di salah satu Perusahaan di Jakarta Pusat. Tidak butuh waktu lama. Akhirnya aku diterima disana.

Hari berganti putarannya menjadi bulan tak terasa menjalani kerja sambil kuliah tidaklah mudah. Fokus menjadi terbagi banyak. Tenaga dan waktu harus pintar membaginya. Jadi, rumahku di Depok, kerjaku di Jakarta Pusat dan kuliahku di Jakarta Selatan. Alhamdulillah semua bisa terlewati. Cukup dengan waktu 1 tahun 5 bulan akhirnya aku lulus sidang dan resmi menyandang gelar Sarjana Administrasi Bisnis, tepatnya di bulan Agustus 2017. Semua berkat kerja keras, Doa dan dukungan dari orang-orang disekitarku.

Oiyaaa rasanya bahagia banget bisa jadi seorang Sarjana, selain itu merupakan impianku dari dulu. Aku juga bahagia karena bisa lulus Sarjana pakai biaya sendiri. Rasanya tuh ada kebanggaan tersendiri. Alhamdulillah, tanpa Allah dan Doa orang tua. Aku gabisa seperti saat ini.

Terus kalau udah jadi Sarjana, masih mau lanjut lagi ga Feb belajarnya? 

Kemudian, muncul beberapa pertanyaan dari teman-teman sekitarku.
Tentu jawabannya "IYA DONG", kalau ada yang bayarin lanjutin S2 dengan senang hati aku jawab MAU atau misalkan ada yang menawarkan beasiswa lanjut S2 dan aku diberi kesempatan pasti nggak akan menolaknya. Tapi untuk saat ini, S2 belum jadi prioritasku jika memang harus menggunakan biaya sendiri. Oleh karena itu aku minta Doa dari kalian semua semoga aku bisa lanjut S2 seperti impianku.


**
Hikmah dan pesan dari ceritaku, teruslah bermimpi karena mimpi itu gratis tapi jangan cuma mimpi tapi lakukan usaha dan kerja keras untuk dapat mewujudkannya. Teruslah belajar, karena belajar tak mengenal usia dan kata berhenti. Jadilah wanita cerdas, karena kelak kamulah guru terbaik untuk anak-anakmu.

About Author

Febby Ulvia Agustine
Febby Ulvia Agustine

Author

Hello, I am Febby Ulvia Agustine. I created this blog as a form expressing of my life. I'll update daily posts between review; writing, social activity, etc.

0 komentar:

Post a Comment